Uniknya Interior Bus Sutra

Kalau mau berwisata ke Berastagi atau ke Kabanjahe, traveller bisa menaiki bus mini khas Sumatera Utara yakni Sumatera Transport (Sutra).

Dengan memilih warna sederhana yakni kombinasi abu-abu dan biru tua, tapi tetap dengan bacaan dan gambar stiker yang penuh di tiap sudut bus bus ini menjadikannya unik di mata  penumpang traveller ke Berastagi dna penggiat alam serta pedagang yang turun gunung ke kota Medan.

Kalau Sinabung hampir mirip dengan Borneo yaitu memiliki warna-warni cat yang mencolok seperti merah, kuning, hijau dan orange, Sutra lebih memilih dua warna kombinasi.
Ketiga bus ini salah satunya merupakan pecahan karena dulunya satu manajemen. Jadi banyak kesamaan di ciri khas, seperti supir yang suka balap dan menyetel musik saat di perjalanan. Dan pastinya, musik yang diputarpun pasti musik khas Karo.

Jika tertarik naik bus ini dari medan, traveller bisa menunggu di terminal Padangbulan Medan.
Perjalanan 3 jam ke Kabanjahe bisa menjadi 1,5 jam lho! Apalagi kalau hanya ke Panatapan atau Sembahe yang hanya 1,5 jam, dalam waktu setengah jam lebih traveller sudah sampai di tempat.

Ramdin, supir, menuturkan bus jurusan Kabanjahe ini melewati beberapa tempat wisata andalan sumatera utara, seperti pemandian sungai di Sembahe, green hill di Sibolangit, Puncak Penatapan, Taman Hutan Wisata Berastagi, hotel sekaligus taman bermain Mikie Holiday, Hillpar, Lumbini, Air Terjun Satu hati, Peceran dan kebun-kebun buah petik sendiri.

Angkutan umum ini berangkat dari Terminal Pinang Baris Medan paling pagi pukul 5.30 dan paling akhir pukul 8.00 malam, sedangkan dari terminal Kabanjahe paling pagi pukul 6.00 dan paling akhir pukul 9.00 malam. (tribun-medan)
Bagi di Google Plus

Tentang Perkeleng Ginting

Berita Seputar Karo dan Tanah Karo "Mari bergabung dengan kami " untuk kemajuan bersama.
    Komentar lewat Blogger
    Komentar lewat Facebook

0 comments:

Post a Comment