Monday, 25 June 2012 14:22

Sambut HUT ke-66 Bhayangkara - Polres Karo Gandeng Percasi Gelar Turnamen Catur

Written by 
Rate this item
(0 votes)

MENYAMBUT Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-66 pada 1 Juli mendatang, Kepolisian Resort (Polres) Tanah Karo bekerjasama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Karo menggelar Open Turnamen Catur Se-Sumatera Utara yang memperebutkan trofi Kapolres Cup 2012.

Turnamen itu sendiri, bertujuan untuk membangkitkan kembali kejayaan catur Sumut di tingkat Nasional dan Internasional.

“Mendengar sejarah puluhan tahun silam, bahwa Sumut khususnya dari Karo dan Tapanuli Utara (Taput) banyak melahirkan pecatur-pecatur tangguh hingga merebut gelar Master Nsional (MN) Master Internasional (MI), bahkan Grand Master (GM). Dari fakta ini, kita kembali menggali potensi-potensi bakat catur di daerah ini melalui turnamen catur Kapolres Cup. Dengan harapan melalui turnamen catur tersebut Karo kembali  meraih prestasi kejayaannya seperti masa-masa lalu. Melalui kerjasama dengan Percasi Karo, kita akan melahirkan generasi penerus para pelukis sejarah emas catur yang pernah mengharumkan nama Sumut di Indonesia dan nama Indonesia di Luar negeri,” ujar Kapolres Karo AKBP Marcelino Sampouw SIK SH MT, Minggu (10/6).


Menyahuti Kapolres Kapolres Karo, AKP Hery Saputra selaku Kasat Intelkam Polres Karo yang dipercaya sebagai panitia Open Tournamen Catur Se Sumut, menghimbau warga Sumut yang memiliki bakat olahraga catur agar segera mendaftarkan diri, terhitung mulai  08 Juni hingga 27 Juni 2012. Tempat pendaftaran di kantor Sat Intelkam Polres Tanah Karo, Kedai Kopi Simpang Samura Kabanjahe (Baginda Purba), dan SMIK Berastagi depan SMP Negeri 3 Berastagi dengan Drs Kliwon Sembiring.


Total hadiah yang diperebutkan berupa uang tunai senilai Rp.10.000.000  ditambah trofi, sementara untuk biaya pendaftaran dikenakan biaya senilai Rp. 20.000. Sedangkan pelaksanaan pertandingan akan diadakan pada, tanggal  28 sampai ddengan 30 Juni 2012, bertempat di Aula Pur-Pur Sage Mapolres Tanah Karo.

Secara terpisah, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia Kabupaten Karo, Osaka Hendra Ginting, mengaku sangat mendukung penuh acara Tournamen Catur yang akan diadakan oleh Polres Karo. Beliau juga mengamini pernyataan Kapolres terkait sejarah pecatur tangguh asal Sumut hingga meraih gelar MI,MN dan GM yang mengharumkan Provinsi Sumut puluhan tahun silam.

Seingatnya, pecatur dari Kabupaten Karo yang mengharumkan Sumut dan Indonesia adalah, Cerdas Barus, merupakan pecatur tuna runggu hingga mendapat gelar Grand Master (GM) Indonesia. Masa jaya pertandingan pada tahun 1983 regu dari Medan mengikuti kejuaraan Asia Di Hongkong dan 1984 beranjak ke Kota Yunani menikuti Olympiade mewakili Indonesia.

Lanjutnya, seperti halnya, Salor Sitanggang salah seorang pecatur tangguh dari Tapanuli Utara dengan julukan si Ular  berkiprah ditahun 1986, berhasil mengibarkan sang saka merah putih pada Olympiade di luar negeri hingga beliau sukses meraih gelar Master Internasional (MI).

Satu lagi pecatur tangguh dari karo, merupakan orang terdekat Osaka, beliau adalah Almarhum, Monang Sinulingga yang telah menyandang gelar Master Nasional (MN)  telah menorehkan sejarah emas dengan sederet prestasi. Kejuaraan Catur antar kota se-Asia II/1980 di Hongkong, The GM Int Chess Ratung Tournament di Dacca Pakistan, 1980, Kejuaraan Catur antar kota se Asia III/1981 di Hongkong, Turnamen Catur Master Sirkuit Asia I/1982 di Hongkong, Olimpiade Catur ke 25/1982 di Lucerne Swiss, Kejuaraan Catur antar kota Asia IV/1983 di Hongkong, Kejuaraan Catur antar kota Asia V/1984 di Penang, Malaysia, Olympiade Catur di Nice, Perancis tahun 1974, dan Olympiade Catur ke-26 tahun 1984 di Tessalonika, Yunani.

“Sejarah indah yang pernah diukir para pecatur asal sumut ini pantas kita hargai, dan bukti penghargaan tidak cukup hanya sebatas acungan jempol dan bahasa. Secara tanggung jawab moril, kita wajar mengembalikan bendera catur dari Sumut yang pernah mereka kibarkan di tingkat Nasional dan Internasional,” ujar Osaka Ginting. 

 

sbr: Daniel Manik | Kabanjahe |  Jurnal Medan

Read 454 times
Boyran Gintings

CAHAYA [dot] ASIA

Login to post comments