Tanah Karo Online [ Tanahkaro!Foundation ]

Saturday
May 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Berita Terbaru arrow Joey Bangun
Joey Bangun
Pembebasan Budaya Karo PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
Ditulis Oleh Joey Bangun   

Tulisan ini untuk menyambut Musyawarah Nasional Himpunan Masyarakat karo Indonesia (HMKI) di Hotel Sibayak Brastagi, 19-20 Juni 2006.
Diperuntukkan sebagai visi Karo dan Kekaroan dalam Gerakan Moral Kebudayaan Karo (GMKK).

 
Karo dan Pemudanya PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Hal menarik jika kita memperbincangkan tentang peranan pemuda karo berikut sepak terjangnya dalam tatanan berkebangsaan di negeri tercinta ini. Sementara pemuda itu sendiri adalah generasi muda yang menjadi cikal bakal pemimpin negeri.
 
Percintaan Karo Tempo Dulu PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Percinta masyarakat karo tempo dulu sangat unik. Tempo dulu yang dimaksudkan disini adalah masa dimana rumah adat Karo masih ada sebelum dibumihanguskan di zaman revolusi tahun 1947.
 
Mengapa Sastra Karo Tidak Pernah laku ? PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Mengapa demikian ? Suatu alasan sederhana, setiap sesuatu yang berbau karo selalu susah laku. Terutama jika kita menjualnya pada orang Karo itu sendiri. Tapi tidak pada orang lain (diluar orang Karo). Mungkin hal ini disebabkan orang Karo sendiri menganggap sesuatu tentang Karo adalah kampungan. Atau bahkan bentuk kesadaran orang Karo pada budaya, seni dan alamnya semakin memudar.
 
Kedudukan Kebudayaan Karo dan Keseniannya PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Sebuah etnik (suku) tidak bisa terlepas dari unsur keseniannya. Kesatuan alam, budaya dan seni merupakan perwujudan menyeluruh dari sebuah etnik. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan ragam etnik juga mempunyai keragaman kesenian yang dimiliki masing-masing etnik tersebut. Suku karo sebagai salah satu etnik dari beratus etnik yang dimiliki Nusantara tentu memiliki keunikan kesenian tersendiri. Keunikan Kesenian Karo inilah yang menjadi kebanggaan suku Karo dalam menjalankan tutur budayanya. Tapi potensi dan pengembangan kesenian Karo tidak bisa terlepaskan dari bagaimana masyarakat Karo dalam mengapresiasikan kesenian Karo itu sendiri. Untuk itu dibawah ini sedikit terpaparkan paparkan apa, bagaimana dan mengapa kesenian Karo dalam konteks perkembangan budayanya. Semoga hal ini menjadi renungan bagi kita sebagai insan Karo dalam menyikapi kekayaan budaya yang kita miliki.
 
Gertak Lau Biang PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Rasanya tidak orang yang lahir, besar, atau paling tidak pernah tinggal di Tanah karo tidak mengenal Gertak lau biang (baca : Jembatan Lau Biang). Jika ditanyakan apa pendapat mereka tentang Gertak Lau Biang dengan perasaan bergidik dan dibumbui cerita-cerita seram mereka akan menjelaskan tentang jembatan angker tersebut.
 
Karo dan RUU Pornografi PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
karo dan RUU Pornografi Isu bakal terbitnya majalah “Playboy versi Indonesia” Maret ini seolah membangunkan bangsa ini dari ketidurannya pada perjalanan pornografi Indonesia. Beberapa elemen masyarakat berdemonstrasi menolak keras. Beberapa bahkan membawa-bawa agama sebagai dasar pertentangannya. Tabloid-tabloid dan majalah yang selama ini dianggap berbau porno di berendel. Kesimpulannya satu, “Bangsa Indonesia menolak Pornografi dan Porno Aksi!” Apakah suara-suara itu mewakili setiap elemen masyarakat Indonesia?
 
Karo dan Keseniannya PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Joey Bangun   
Sebuah kebudayaan (etnik) tidak bisa lepas dari unsur keseniannya. Kebudayaan dan kesenian bak sayur yang tidak bisa dipisahkan dari garam. Begitu juga kedudukan kebudayaan itu diakui lebih lagi jika ada pengakuan dari sepak terjang kreatifitas keseniannya. Saya menyebut karo dan Kekaroan. Yang saya maksud dengan Karo disini mencakup alam, budaya dan seninya. Sedang Kekaroan itu sendiri adalah terjemahan dari alam, budaya dan seni dalam bentuk pelaksanaannya. Untuk itu disini saya mengangkat seni sebagai bahan renungan kita sebagai insan Karo dalam menyikapi kekayaan budaya yang kita miliki. Potensi kesenian Karo tidak bisa lepas dari bagaimana masyarakat Karo dalam mengapresiasikan kesenian Karo itu sendiri. Jadi, sedikit saya paparkan apa, bagaimana dan mengapa seni Karo dalam konteks perkembangan budayanya.
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 12 - 20 dari 20
Forum Terbaru
Latest Forum Posts
TopicsByCategoryDate
Hotel di KabanjaherobbyJALAN-JALAN09-03-08 08:33
mejuah-juahMA_171_NG[[-MUDA-MUDI KARO-]] Jawa Barat07-10-07 16:52
Re:cari beru karo purba ajadhillo kembarenCARI TEMAN LAMA/SEKOLAH/SEKAMPUNG/PACAR18-09-07 19:00
mo nanya nih.....yuliusFORUM MERGASLIMA15-09-07 10:34
Permintaan Maaf..adminIKATAN MAHASISWA KARO/IMKA08-09-07 07:08
Advertisement