Tanah Karo Online [ Tanahkaro!Foundation ]

Friday
May 16th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Berita Terbaru arrow Tanahkaro arrow Wisata arrow Gubsu Imbau Masyarakat Dukung Pembangunan Objek Wisata di Tanah Karo
Gubsu Imbau Masyarakat Dukung Pembangunan Objek Wisata di Tanah Karo PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Eddy Surbakti   

Medan (SIB), 27 Juli 2007. Gubernur Sumut Drs Rudolf M Pardede mengimbau seluruh masyarakat Sumut mendukung investor yang berkeinginan membangun objek wisata di daerah ini. Bahkan, harus bangga karena masih ada investor menanamkan modalnya membangun dari yang tidak layak menjadi layak dan bisa dijual ke mancanegara sebagai tujuan wisata.

Hal itu dikatakan Gubsu menanggapi niat baik PT Merek Indah Lestari (MIL) yang membangun objek wisata bertaraf internasional dan berwawasan ramah lingkungan di Tanah karo. "Saya sudah mengunjunginya, saya juga kagum dengan pembangunan objek wisata itu. Saya sudah menyuruh Bupati Pakpak Bharat dan Dairi mengunjunginya dan daerah itu sangat indah dan jauh beda dengan Taman Iman di Dairi," jelas Gubsu.

Gubsu mengakui, untuk membangun objek wisata itu butuh modal besar, tapi potensinya sangat besar untuk masa mendatang. "Kami (Keluarga TD Pardede-red) membangun Hotel Danau Toba Internasional itu dengan gedung yang besar ditertawai banyak orang. Tapi sekarang hotel itu jadi kurang besar," katanya.

Objek wisata yang memanfaatkan keindahan alam itu kata Gubsu sangat dibutuhkan masyarakat. Soalnya, warga Kota Medan dan dari berbagai kota lainnya sudah lelah dan ingin berkunjung ke tempat yang alami seperti objek wisata yang dikembangkan PT MIL.

"Objek wisata yang ditanami buah-buahan, resort, taman bermain, lapangan golf dan berbagai fasilitas lainnya itu sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan. Jadi, biarkan saja objek wisata itu seperti di Afrika dimana seolah-olah kita mengunjunginya seperti mengunjungi hutan. Biarkan hewan yang ada di lokasi itu hidup seperti di habitatnya," harap Gubsu.

Menurut Gubsu, objek wisata yang memanfaatkan keindahan Danau Toba itu bisa dijual ke mancanegara dan mulai sekarang sudah bisa dipromosikan sembari dilaksanakan pembangunannya. Diakuinya, Danau Toba itu luas, memiliki kedalaman 1.000 meter serta berombak sehingga tidak dimiliki negara lain sehingga sangat layak dijual.

Untuk mengembangkan objek wisata Danau Toba itu, harus dikelola secara tersendiri dan serius. Bahkan, diperlukan pengelolaan sendiri dan Parapat itu dikelola seorang walikota karena saat ini Danau Toba itu dimiliki sembilan Kabupaten di antaranya Simalungun, Toba Samosir, Samosir, Karo, Dairi. Dengan kondisi itu, pengelolaannya kurang maksimal.

Di tempat yang sama, pengelola objek wisata Taman Merek Simalem atau yang dibangun PT Merek Indah Lestari (MIL), Tamin Sukardi kepada Gubsu mengatakan, objek wisata itu akan soft lounching pada Desember 2007. Untuk membangun objek wisata itu hingga kini sudah dikeluarkan investasi Rp 70 miliar. (M3/l)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Forum Terbaru
Latest Forum Posts
TopicsByCategoryDate
Hotel di KabanjaherobbyJALAN-JALAN09-03-08 08:33
mejuah-juahMA_171_NG[[-MUDA-MUDI KARO-]] Jawa Barat07-10-07 16:52
Re:cari beru karo purba ajadhillo kembarenCARI TEMAN LAMA/SEKOLAH/SEKAMPUNG/PACAR18-09-07 19:00
mo nanya nih.....yuliusFORUM MERGASLIMA15-09-07 10:34
Permintaan Maaf..adminIKATAN MAHASISWA KARO/IMKA08-09-07 07:08
Advertisement

Gallery

Penampat

Warga Terdaftar

Tidak ada Anggota Online