Opini
MASMAT, sebagai tonggak sejarah bagi etnis Karo | MASMAT, sebagai tonggak sejarah bagi etnis Karo |
|
|
|
| Ditulis Oleh MU GINTING | |||||||
|
"Sifat demokratis dan inklusif, sifat mudah menyesuaikan diri dan sikap berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral dari keluhuran "Budaya khas masyarakat Karo" diucapkan oleh presiden SBY, seorang Jawa Pusat yang pada umumnya buta daerah, buta etnis terus sampai permulaan reformasi, dan dunia sudah dilanda Revolusi Bagaimana SBY sebagai seorang Jawa pusat? Dia mampu belajar dan giat mengikuti dan menganalisa perkembangan dunia, terlihat dari pidato sambutannya. Dia juga tentu sudah bertukar pikiran dengan kedua menterinya MS Kaban yang ber "budaya khas" etnis Karo dan Sudi Silalahi dengan "budaya khas" etnis Batak atau seperti SBY katakan "nyanyian Batak yang khas telah lama mewarnai khasanah budaya bangsa kita" ( jelas maksudnya disini bukan nyanyian "khas" Karo tetapi "khas" Batak). Bukanlah secara kebetulan SBY mengikutsertakan Sudi Silalahi ke MASMAT, atau . . . SBY telah berusaha menunjukkan keberhasilan pemikirannya dengan memakai istilah "khas" Karo dan "khas" Batak, dimana pengertian umum Jawa Pusat selama ini masih sama dengan pengertian penguasa kolonial tentang etnis-etnis Indonesia dengan istilah 'Batak-Karo' misalnya, atau seperti pengertian mereka di Aceh dengan istilah 'Aceh Gayo' atau 'Aceh Alas' untuk mengatakan atau untuk tidak mengatakan "khas" Gayo atau "khas" Alas dan "khas" Aceh (lebih jauh lagi antropolog USU Amir Nadapdap bahkan bilang 'Batak Gayo' dan 'Batak Alas'), seakan-akan etnis-etnis lain di Aceh seperti Gayo, Alas, Singkil, Tamiang dll tidak mungkin exis tanpa mengikut sertakan istilah 'Aceh' didepan suku mereka. SBY dengan pemerintahannya tentu tidak mau tertipu sekali lagi seperti halnya dalam point 1.1.4 persetujuan GAM-NKRI Helsinki dimana daerah-daerah etnis lain dimasukkan secara diam-diam (tanpa mendiskusikannya lebih dahulu dengan etnis-etnis bersangkutan) kedalam daerah 'negara Aceh' Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini tadi mungkin terjadi karena 'pengetahuan daerah' Pusat terlalu sangat minimal. Orang-orang Jawa Pusat tidak mengerti bahwa di 'Nanggroe Aceh' ada banyak etnis lain selain etnis Aceh dan etnis Jawa transmigrasi Orba. Pernah saya bikin pertanyaan, mungkinkah orang Aceh setuju jika mengganti nama 'negara Aceh' itu (Nanggroe Aceh Darussalam) dengan nama Nanggroe Gayo Bagi etnis-etnis minoritas di Nanggroe Aceh ini masih dalam tingkat perjuangan melepaskan diri dari internal colonialism. Mereka sedang gigih-gigihnya memperjuangkan propinsi sendiri memisahkan diri dari 'negara aceh' dengan memperjuangkan propinsi Leuser Antara dan ABAS, dan yang ditentang sangat keras oleh orang Aceh termasuk dengan alasan persetujuan Helsinki. Semua etnis-etnis lain diseluruh nusantara ini patut mendukung propinsi-propinsi ini, dalam rangka perjuangan untuk keadilan sebagai kontradiksi pokok dunia Bagi SBY sebagai seorang presiden sudah bikin pernyataan yang jelas, bahwa dia telah mengikuti dan mengakui perkembangan ethnic/cultural revival dunia, dapat diperhatikan dari kata sambutannya dan dengan tesis "heritage economy"nya dalam "memasuki gelombang ke-4 peradaban bangsa" serta menandaskan: "Saya yakin kebudayaan nasional yang tangguh hanya dapat dibentuk oleh pilar-pilar kebudayaan lokal dan daerah yang kuat." Ini bisa dipahami sebagai perubahan besar dalam sejarah pemikiran seorang presiden, perubahan pemikiran yang kompatibel dengan perkembangan dan tuntutan zaman serta baginya sangat teramat penting dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin satu negeri multi-etnis atau multi kultur. Pada acara MASMAT dengan bangga presiden SBYmenyatakan bahwa Karo adalah Karo dengan sebutan budaya "khas Masyarakat Karo". Ini semacam pengakuan dari atas, pengakuan dari seorang presiden dan telah merupakan satu tonggak sejarah bagi perkembangan Karo sebagai etnis mandiri.
Sumber: Milis Karo
Powered by !JoomlaComment 3.22
3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Profil |
| Tokoh Karo |
| Tokoh Dunia |
| Tokoh Nasional |
| Opini |
| H M K I |
| Wikipedia |
| Sora Mido |
| Sora Sirulo |
| Joey Bangun |
| Tari Karo |
| Lagu Karo |
| Film/Sinema |
| Artis/Seniman Karo |
| Berita |