Tokoh Karo
Monang Sinulingga Di Hari Tua | Monang Sinulingga Di Hari Tua |
|
|
|
| Ditulis Oleh Eddy Surbakti | |
![]() www.tanahkaro.com ,
Kaban Jahe - Eddy Surbakti. Banyak sisi kehidupan yang dapat memperkenalkan
Pria berasal dari desa lingga kab. Karo, pada tahun 1952 menghabis kan waktunya di Namo terasi, Kec. Binjai. Membantu orang tuanya untuk bertani dan bercocok tanam. Sehingga pada tahun 1966 kembali kab. Karo Pendidikan dari alam dan lingkungan sekitarnya membawa Monang Sinulingga ke pentas percaturan nasional dan internasional. Keahlian Monang Sinulingga bermain Catur Karo, memberikan warna tersendiri dalam memainkan catur international. Hal ini diungkakan oleh Baginda Purba, yang mendampingi Monang Sinulingga saat diwawancarai di warung catur yang terletak di Simpang Samura No. 2 kaban Jahe (11/07) Memulai prestasinya sebagai pecatur lokal yaitu dibeberapa turnamen yang diselenggaran di kab. Karo. Prestasi sebagai pemenang di kab. Karo membawa Monang Sinulingga kencah percaturan tingkat Sumatera Utara. Secara berlahan lahan gelar Monang Sinulingga menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di tingkat Sumatera Utara karena beberapa kali memenangkan turnamen catur tingkat Sumatera Utara sehingga nama Monang Sinulingga terdaftar sebagai pemain nasional, Karena telah berhasil mengalahkan beberapa pemain catur tingkat nasional. Keberhasilan Monang Sinulingga dipentas catur nasional
membawa nama Indonesia ke panggung olimpiade pada tahun 1974 di francis
dan olimpiade 1984 di Yunani. Monang Sinulingga juga menceritakan dan menjelaskan beberapa tournamen, kegiatan kejuaraan catur dan beberapa penghargaan penting, yang tetap diingatnya sampai sekarang, disamping banyak sekali kegiatan dan tournamen yang dia sendiri sudah lupa. Monang memberikan urutan beberapa turnamen, kegiatan kejuaraan catur dan beberapa penghargaan penting yang dia masih ingat seperti : Tahun 1966 : Mengikuti kejuaran catur daerah Sumatera Utara,
dengan meraih Juara I ( Satu ) Saya Terserang penyakit Gula Sejak 1991, ungkap Monang Sinulingga. Pada tahun 1991 saya masih berangkat ke Palembang untuk menghadiri Pekan Olah Raga Nasional di Palembang, tetapi pada saat itu, karena kondisi kesehatan yang kurang baik, saya tidak mengikuti PON yang diseleranggarakan di Palembang. Saat ditemui diwarung catur simpang samura No.2 Kaban Jahe. Kondiri Monang Sinulingga sangat memperihatinkan sekali.Saya sangat kecewa dengan hal ini, kurangnya perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap atlit catur yang telah membawa nama Taneh karo Dan Indonesia di pentas Kejuaran catur Nasional Dan internasional. Hal ini akan menyebabkan Tidak lahirnya Bibit Bibit Pemain baru untuk bidang olah raga catur. Hal ini diungkapkan oleh Baginda Purba.
|
| Berikutnya > |
|---|
| Profil |
| Tokoh Karo |
| Tokoh Dunia |
| Tokoh Nasional |
| Opini |
| H M K I |
| Wikipedia |
| Sora Mido |
| Sora Sirulo |
| Joey Bangun |
| Tari Karo |
| Lagu Karo |
| Film/Sinema |
| Artis/Seniman Karo |
| Berita |