Berita
Terbaru
Belasan Wartawan Sesalkan Sikap Kepsek SMA Negeri 1 Kabanjahe Larang Meliput UN | Belasan Wartawan Sesalkan Sikap Kepsek SMA Negeri 1 Kabanjahe Larang Meliput UN |
|
|
|
| Ditulis Oleh Alexander Firdaust | |||||||
|
Kabanjahe (SIB) Belasan wartawan dari berbagai media cetak dan eletronik terbitan Medan dan Jakarta sesalkan sikap Kepsek SMA Negeri 1 Kabanjahe Drs Mengket Peranginangin yang melarang wartawan meliput suasana pelaksanaan UN (Ujian Nasional) di sekolah tersebut, Selasa (22/4). Pelarangan itu disampaikan seorang panitia yang juga seorang guru di sekolah tersebut yang tidak mau menyebutkan jati dirinya saat para wartawan yang hendak meliput pelaksaan UN di sekolah itu. Kejadian itu berawal saat sejumlah wartawan memasuki gerbang sekolah, namun langsung dilarang dengan alasan ada perintah dari Kepsek untuk tidak diperkenankan selain panitia dan pengawas memasuki sekolah termasuk guru sekolah itu sendiri.
Malah oknum guru itu menyatakan siapapun tidak diperkenankan masuk ke sekolah SMA Negeri 1 Kabanjahe termasuk Bupati Padahal para wartawan telah memperkenalkan dirinya masing-masing bahwa maksud memasuki sekolah tersebut meliput suasana pelaksanaan UN, namun oknum guru itu tetap mempertahankan argumentasinya sehingga para wartawan berang dan menunggu konfirmasi dari Kepsek SMA Negeri 1 Kabanjahe. Kepsek SMA Negeri 1 Kabanjahe, Drs Mengket Peranginangin kepada wartawan di ruang kerjanya mengakui adanya intruksi pelarangan yang diberikan Diknas Kabupaten Karo untuk melarang siapa saja yang masuk ke sekolah karena masih dalam suasana berlangsungnya UN Ia memperlihatkan surat yang disampaikan dari Diknas Kabupaten Karo yang bertuliskan Dilarang Masuk Selama Ujian Berlangsung Kecuali Peserta dan Pengawasan Ujian dari BSNP Pusat. Ketika ditanyakan nomor surat dan siapa yang menanda tangani surat edaran tersebut, Mengket tidak bisa menjawab. “Kami hanya menerima intruksi dari Dinas saja,” tandasnya. Disingung adanya pelarangan peliputan Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan di UN di SMA Negeri 1 Kabanjahe pada hari pertama yang diikuti 325 siswa berlangsung aman dan lancar dengan mata pelajaran yang diuji Bahasa Indonesia dan Matematika. Sementara itu, Kabid Dikmen Diknas Karo, Drs Seruan Disebutnya, jumlah peserta ujian pelaksanaan UN tingkat menengah atas se Kabupaten Karo sebanyak 4.293, terbagi atas 3.204 orang siswa/iSMA/Madrasah Aliyah dan 1.089 orang peserta dari SMK. (M-30/m) Sumber: www.hariansib.com , 23 April 2008
Powered by !JoomlaComment 3.22
3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Profil |
| Tokoh Karo |
| Tokoh Dunia |
| Tokoh Nasional |
| Opini |
| H M K I |
| Wikipedia |
| Sora Mido |
| Sora Sirulo |
| Joey Bangun |
| Tari Karo |
| Lagu Karo |
| Film/Sinema |
| Artis/Seniman Karo |
| Berita |