Tanah Karo Online [ Tanahkaro!Foundation ]

Saturday
May 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Berita Terbaru arrow Berita Terbaru arrow Pupuk Langka di 17 Kecamatan
Pupuk Langka di 17 Kecamatan PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Alexander Firdaust   

karo(SINDO) - Sebanyak 17 kecamatan di Tanah Karo kini mengalami kelangkaan pupuk.Pemprov Sumut diminta menambah alokasi pupuk bersubsidi ke daerah ini.

Anggota DPRD Karo Dinasty Tarigan mengatakan, pemprov maupun pemkab harus serius mencermati persoalan ini. Sebab, kelangkaan pupuk hampir merata terjadi di seluruh kecamatan yang ada di Tanah Karo. Bahkan, di Kecamatan di Tiga Binanga yang dikenal sebagai sentra penghasil jagung terbesar di Tanah Karo hampir di setiap kios tidak menyediakan pupuk bersubsidi lagi.

Hal tersebut terjadi karena minimnya pasokan pupuk bersubsidi ke daerah. Ditambah ada dugaan permainan para spekulan dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi. Karena itu,lanjut Dinasty, selain Pemkab Karo yang bertugas harus meminta penambahan alokasi pupuk,sudah selayaknya Polres Tanah Karo melakukan pengawasan secara intensif terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi tersebut. ”Saat ini kalau ditanya kepada distributor kenapa pupuk langka, pasti alasannya karena minimnya pasokan pupuk.

Seharusnya meski minim sudah pasti ada pupuk di setiap kios walau jumlahnya sedikit.Tapi, kenyataannya saat ini hampir seluruh kios tidak menjual lagi pupuk bersubsidi. Ini perlu diselidiki,” ujar Dinasty. Menurut dia, permainan alokasi pupuk bersubsidi ini sering dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab saat minimnya pasokan. Karena jika pupuk itu hilang di pasaran, masyarakat tidak akan mencurigai ada permainan spekulan.

"Kondisi ini terkadang dimanfaatkan spekulan untuk memainkan pendistribusian pupuk sehingga tidak sampai ke tangan petani,” beber Dinasty. N sembiring, warga Desa Dolat Rayat, Kec Dolat Rayat, mengaku kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut sudah berlangsung sejak setahun yang lalu. Untuk mengatasi hal tersebut, petani terpaksa membeli pupuk nonsubsidi yang saat ini banyak di jual di pasaran. "Mau apa lagi, karena pupuk bersubsidi tidak ada,terpaksa petani membeli pupuk nonsubsidi yang harganya sangat jauh berbeda.

Dengan demikian, dipastikan keuntungan petani akan semakin sedikit. Bahkan jika harga jual rendah, petani bukannya mendapat keuntungan, malah sebaliknya mendapat kerugian,”ungkapnya, Untuk mengatasi kelangkaan, Pemkab Karo sendiri sudah mengirimkan surat kepada PT Pusri dan Petrokimia Gersik.Dalam surat PT Pusri dan Petrokimia Gersik diminta menggeser alokasi pupuk November dan Desember ke April dan Mei. Kabag Perekonomian Pemkab Karo Sabar Perangin- angin mengatakan, langkah tersebut terpaksa ditempuh oleh Pemkab Karo menyusul terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi pada MT bulan ini.

Sebelum pergeseran alokasi pupuk bersubsidi tersebut, untuk April ini jumlah alokasi pupuk urea bersubsidi yang dibagikan kepada petani yang tersebar di 17 kecamatan yang ada di Tanah Karo mencapai 1.291 ton dan Mei sebanyak 1.087 ton. Dengan kebijakan pergeseran alokasi pupuk dari November dan Desember,untuk April dan Mei mendapat tambahan pasokan pupuk sebanyak 4.839 ton.

Rinciannya, Urea sebanyak 25.09 ton, SP 36 sebanyak 467 ton, ZA 561 ton, NPK 957 ton, dan pupuk organik 345 ton. Kebutuhan pupuk bersubsidi di Tanah Karo sendiri tahun ini mencapai 48.000 ton, tapi yang dialokasikan hanya sebanyak 16.710 ton. Guna mengatasi kurangnya alokasi dan adanya pergeseran alokasi pupuk tersebut, pihaknya sangat berharap agar Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dapat menambah alokasi pupuk bersubsidi ke Tanah Karo.

Bahkan untuk mengatasi hilangnya pupuk bersubsidi pada MT akhir tahun mendatang, Pemkab Karo pada Rabu (2/4) lalu sudah meminta tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Gubsu. Dalam surat tersebut, Pemkab Karo meminta tambahan alokasi pupuk sebanyak 116.399 ton. Rinciannya, Urea (31.912 ton), SP 36 (30.849),ZA (26.793 ton),dan NPK (26.843 ton). (makmur sembiring)

Sumber: www.seputar-indonesia.com , Sabtu, 26/04/2008

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Forum Terbaru
Latest Forum Posts
TopicsByCategoryDate
Hotel di KabanjaherobbyJALAN-JALAN09-03-08 08:33
mejuah-juahMA_171_NG[[-MUDA-MUDI KARO-]] Jawa Barat07-10-07 16:52
Re:cari beru karo purba ajadhillo kembarenCARI TEMAN LAMA/SEKOLAH/SEKAMPUNG/PACAR18-09-07 19:00
mo nanya nih.....yuliusFORUM MERGASLIMA15-09-07 10:34
Permintaan Maaf..adminIKATAN MAHASISWA KARO/IMKA08-09-07 07:08
Advertisement