|
Ditulis Oleh karo karo sitepu
|
Rabu 24 Mei lit telpon ku Baroeng ta, isina Undangen langa sempat itaruhken, tapi rehkam jam 10,00 ku Kampung Seberaya lit acara Peresmian Jambur PISAU SERIT. Semula enggo me Banci terbayangken Uga kin jambur, paling-paling tarum ijuk atau seng, labo bagi Jambur Namaken i Medan.
Ternyata kai ? sini kubayangken salah... Jambur di Seberaya sangat bagus (terbagus saat ini di Tanah karo Simalem. Lebih dahsyat lagi jambur tersebut (dengan biaya Rp. 570 juta) adalah swadaya masayarakat Seberaya (sini kuta bagepe sini i luar Seberaya).
Acara yang disusun Panitia mulai penyambutan tamu, peresmian hiburan ditata apik ( la kalah ras acara kota)., penuh dengan nuansa adat Karo, yang dimulai dengan tari tembut-tembut (Welcom dance).
Yang gak kalah menarik sambutan pak Bupati yang dimulai dengan nyanyi bersama lagu erkata bedil karya AlmJaga Depari. Bisa dibayangkan kalau 2000 an orang melantunkan lagu erkata bedil bersama-sama.....(sementara isu flu burung bisa terlupakan).
bangunan jambur konstruksi besi, atap alumunium, dan sangat tertata apik. karena paniitia masih kekurangan dana sebesar Rp. 250 juta untuk pelunasan bangunan, paniitia membuat acara spontanitas (labo model lelang-lelang si bagi biasa) . hebat juga... dalam 1 jam terkumpul dana sekitar Rp. 100 juta, dalam hal ini aku pribadi salut lah man panitia.
Dalam perjalanan kembali ke Baroeng ada pertanyaan mengusik.... kalau penduduk Seberaya bisabahu-membahu .... mengapa penduduk Kampung lain... atau kita yang diperantauan... mesera erbahan kompak.
sentabi aron
Perbaroeng Peceren.
|