Tanah Karo Online [ Tanahkaro!Foundation ]

Saturday
May 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Berita Terbaru arrow Sekilas arrow Kuja nari deba Pengasak
Kuja nari deba Pengasak PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Eddy Surbakti   

Potongan-potongan kayu hasil perambahan Hutan atau pun perladangan kemiri disepanjang jalan Simpang kinangkong – lau baleng adalah sebuah gambaran tentang kurangnya lahan pertanian yang subur ditanah karo untuk mengurangi penggunaan pupuk pertanian. Dimana hutan atau ladang kemiri yang telah dibabat akan dijadikan ladang pertanian yang akan ditanam dengan tanaman jagung atau dengan jenis tanaman pertanian lainnya.

Kenapa hal ini terjadi, ada beberapa alasan dilapangan yang meyebutkan, antara lain adalah:

  1. Saat ini perekonomian ditanah karo sangat memperhatinkan sekali, kami butuh uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan cara menjual potongan-potongan kayu ini kami akan mendapatkan uang sehingga kebutuhan untuk makan dapat terpenuhi. Kalau dari hasil pertanian pada saat sekarang ini sangat tipis kemungkinan kami mendapatkan uang, harga pupuk untuk pertanian sangat mahal. Kami la pang erpasang
  2. Penggunaan lahan Hutan untuk lahan pertanian adalah sebuah alternatife lain untuk mengurangi penggunaan pupuk. Karena lahan hutan adalah lahan yang masih subur. Dan frekwensi pemberiaan pupuk dapat dikurangi sehingga modal untuk bertani dapat dikurangi.

         Kedua alasan tersebut adalah alasan yang dapat diterima, tetapi disisi lain ada pihak yang terancam. Kampung Lau Peradep adalah sebuah kampung yang terletak diantara simpang kinangkong dan lau baleng. Dimana pemukiman kampung ini berapa di dataran yang lebih rendah dari pada jalan yang menghubungkan Tanah Karo Dan Aceh tenggara. Sehingga bila banjir bandang datang tidak tertutup kemungkinan kampung ini akan terkena dampak nya. Akibat air yang akan datang berasal dari Lahan hutan yang telah dibabat, yang letaknya lebih tinggi dari kampung ini.

Titik api dilereng Gunung Sinabung

        Potensi pertanian Tanah Karo, merupakan potensi yang tidak bisa dipandang kecil. Karena sebagian besar masyarakat tanah karo bermata pencarian sebagai petani. Muncul sebuah pertanyaan apakah ditanah karo sudah kekurangan lahan untuk pertanian sehingga tidak hanya hutan yang dibabat menjadi lahan pertanian.        

        Penulusuran saat ini sudah sampai ke  Lereng gunung sinabung. Terlihat dari jalan yang Naman – Lau kawar kepulan asap hasil pembakaran di lereng Gunung Sinabung.

        Tidak hanya itu saja, kawasan lereng gunung sinabung juga terlihat sudah gundul terlihat juga bekas pembakaran. Lahan yang sudah dibakar akan dijadikan sebagai lahan pertanian hal ini terbukti dengan terlihatnya beberapa lahan pembakaran yang sudah berhasil dijadikan lahan pertanian.        

        Lagi-lagi pembakaran terjadi lagi, banyak kerugian yang akan dituai dari hal ini yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Bukan hanya polusi udara, tidak tertutup juga terjadinya erosi.

        Semuanya ini dilakukan adalah semata-mata untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat, rakyat berusaha memenuhi kebutuhan hidup.  Muncul sebuah pertanyaan apakah pemerintah tidak dapat mensejahtrakan rakyatnya ?

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Forum Terbaru
Latest Forum Posts
TopicsByCategoryDate
Hotel di KabanjaherobbyJALAN-JALAN09-03-08 08:33
mejuah-juahMA_171_NG[[-MUDA-MUDI KARO-]] Jawa Barat07-10-07 16:52
Re:cari beru karo purba ajadhillo kembarenCARI TEMAN LAMA/SEKOLAH/SEKAMPUNG/PACAR18-09-07 19:00
mo nanya nih.....yuliusFORUM MERGASLIMA15-09-07 10:34
Permintaan Maaf..adminIKATAN MAHASISWA KARO/IMKA08-09-07 07:08
Advertisement