|
Ditulis Oleh Eddy Surbakti
|
|
Kolonel Nelang sembiring, lahir di Sukanalu, 23 November 1922. Ia merupakan
seorang pejuang kemerdekaan lulusan SSKAD lulusan I seangkatan dengan Jend.
(Purn) Sumitro dan Jend. (Purn) Amir Machmud. Memulai karir perjuangannya
sebagai Gyugun di Siborong-borong tahun 1943.Tahun 1948 ia menjadi Danyon 114 di
Tanah karo.
Ketika terjadi Agresi Militer Belanda I ia langsung meminpin pasukan berhadapan
dengan pasukan Belanda di Medan Area. Demikian juga ketika terjadi Agresi
Militer Belanda II ia meminpin Danyon 101 Medan. Tahun 1952-1956 menjabat
Komandan Koren III di Tapanuli dengan pangkat Letkol. Tahun 1958- 1960 Ia
menjadi Pimpinan Konsolidasi pengambilalihan Perusahaan Belanda di Sumatera
Utara. Ketika terjadi pemberontakan G3OS/PKI komando langsung dipegang oleh
Kolonel Nelang Sembiring untuk mengatasi basis komunis di Sumatera Utara. Ia
juga aktif memprakarsai berdirinya beberapa sekolah menengah dan perguruan
tinggi di Sumatera Utara seperti SMAN Kabanjahe. SMAN Pancur Batu, SMAN Tebing
Tinggi, SMAN Binjai dan juga Universitas Nomennsen serta USU di Padang Bulan.
Tahun 1966 ia diusulkan menjadi Gubernur Sumatera Utara.
|